Lima Puluh Kota, 11 Juni 2026 – Musibah datang silih berganti menghampiri Zahwa, mahasiswi semester IV Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Dalam hitungan menit, rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung bersama keluarga berubah menjadi puing-puing akibat kebakaran yang terjadi pada 7 Juni 2026 di Jorong Sialang Atas Baru, Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Api yang diduga berasal dari korsleting arus pendek listrik dengan cepat membesar dan melalap seluruh bagian rumah. Hanya dalam waktu sekitar 30 menit, si jago merah menghanguskan bangunan beserta seluruh harta benda milik keluarga. Tidak satu pun barang berharga berhasil diselamatkan. Pakaian, perabot rumah tangga, dokumen penting, perlengkapan kuliah, hingga seluruh isi rumah habis dilalap api, menyisakan puing-puing dan kenangan yang sulit dilupakan.
Saat musibah itu terjadi, Zahwa sedang berada di Kota Padang mengikuti perkuliahan seperti biasa. Kabar duka yang diterimanya membuat ia segera bergegas pulang ke kampung halaman untuk menemui kedua orang tuanya. Namun, cobaan kembali datang di tengah perjalanan. Zahwa mengalami kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan luka pada tangan, kaki, dan wajahnya. Meski dalam kondisi terluka, ia tetap melanjutkan perjalanan demi dapat segera berkumpul dengan keluarganya yang tengah menghadapi musibah.

Kini, Zahwa bersama orang tua dan keluarganya terpaksa tinggal di sebuah warung sederhana milik keluarga yang sebelumnya digunakan untuk berjualan sarapan pagi sebagai sumber tambahan penghasilan. Warung kecil tersebut untuk sementara disulap menjadi tempat tinggal karena rumah yang mereka miliki telah rata dengan tanah. Dengan segala keterbatasan, keluarga berusaha bangkit sembari menata kembali kehidupan yang berubah dalam sekejap.
Melihat kondisi tersebut, Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) ‘Aisyiyah Sumatera Barat hadir memberikan dukungan moril dan bantuan kemanusiaan melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan pada Kamis (11/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, tim LLHPB menyerahkan bantuan berupa pakaian baru dan hygiene kit untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar Zahwa dan keluarganya selama masa pemulihan.
Kedatangan tim LLHPB ‘Aisyiyah Sumatera Barat disambut hangat oleh keluarga Zahwa. Suasana haru menyelimuti pertemuan tersebut ketika keluarga menceritakan detik-detik kebakaran yang menghanguskan seluruh tempat tinggal mereka. Bagi keluarga, kehadiran tim LLHPB bukan semata-mata membawa bantuan, tetapi juga menjadi penguat semangat bahwa masih banyak pihak yang peduli dan siap mendampingi mereka melewati masa-masa sulit.
Ketua LLHPB ‘Aisyiyah Sumatera Barat, Fitri Yulianis, SE., M.Si, menyampaikan bahwa musibah yang dialami Zahwa menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial harus terus dirawat sebagai bagian dari nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Islam.
“Musibah yang dialami Zahwa dan keluarganya merupakan ujian yang sangat berat. Kehilangan rumah beserta seluruh harta benda tentu meninggalkan duka yang mendalam. Bahkan, di tengah upayanya pulang menemui keluarga, Zahwa kembali diuji dengan mengalami kecelakaan. Kami hadir bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga ingin menyampaikan bahwa keluarga ini tidak sendiri. Semoga bantuan yang kami berikan dapat meringankan beban mereka, menguatkan semangat untuk bangkit, serta menjadi pengingat bahwa kepedulian dan gotong royong adalah kekuatan yang harus terus kita pelihara.”
Fitri Yulianis menambahkan bahwa LLHPB ‘Aisyiyah Sumatera Barat akan terus menjalankan peran kemanusiaannya melalui berbagai kegiatan tanggap bencana, edukasi mitigasi, dan pendampingan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, kolaborasi berbagai elemen masyarakat sangat diperlukan agar proses pemulihan korban dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
Selain menyerahkan bantuan, tim LLHPB juga memberikan motivasi kepada Zahwa agar tetap bersemangat melanjutkan pendidikan. Musibah yang terjadi diharapkan tidak mematahkan cita-citanya untuk menyelesaikan studi dan meraih masa depan yang lebih baik.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan kepedulian masih tumbuh di tengah masyarakat. LLHPB ‘Aisyiyah Sumatera Barat berharap bantuan yang diberikan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi penyemangat bagi Zahwa dan keluarganya untuk bangkit, menata kembali kehidupan, dan menghadapi hari esok dengan penuh harapan. (fa).

