LLHPB PWA Sumbar dan Dosen UM Sumatera Barat Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir di Padang Pariaman

Padang Pariaman — Komitmen dalam membantu masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Barat bersama dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Melalui sinergi antara unsur organisasi kemasyarakatan dan perguruan tinggi, bantuan kemanusiaan disalurkan kepada warga terdampak banjir di Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan kemanusiaan tersebut melibatkan Ketua LLHPB PWA Sumatera Barat, Fitri Yulianis, S.E., M.Si., dosen Program Studi Akuntansi Immu Puteri Sari, S.E., M.Si., serta dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fadil Maiseptian, S.Sos.I., M.Pd. Bantuan yang diberikan difokuskan kepada kelompok rentan, khususnya lanjut usia (lansia), yang membutuhkan dukungan pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana.

Dalam aksi sosial tersebut, tim menyalurkan berbagai kebutuhan pangan yang disesuaikan dengan kebutuhan lansia, seperti kacang hijau, biskuit tinggi serat, susu rendah gula, dan roti. Bantuan ini berasal dari donasi Persaudaraan Perempuan Aisyiyah (PPA) serta dukungan berbagai pihak, termasuk Baby’s Play House dan sejumlah pengusaha di Kota Bukittinggi.

Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan hasil pendataan yang telah dilakukan oleh LLHPB PWA Sumatera Barat bersama relawan di lokasi terdampak, sehingga bantuan dapat diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan. Masyarakat menyambut baik kehadiran tim dan mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada korban banjir, khususnya para lansia.

Ketua LLHPB PWA Sumatera Barat, Fitri Yulianis, menyampaikan bahwa kecepatan dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat menjadi prioritas utama pada masa tanggap darurat. Menurutnya, dukungan logistik yang tepat sasaran sangat penting untuk membantu warga bertahan dan memulihkan kondisi pascabencana.

Sementara itu, Fadil Maiseptian menilai kolaborasi antara Aisyiyah dan sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir dan memberikan kontribusi dalam setiap persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk saat terjadi bencana alam.

Melalui kegiatan ini, LLHPB PWA Sumatera Barat dan dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat berharap dapat meringankan beban warga terdampak sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan di Sumatera Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *